Aku
terbebani diam ku
merasakan sedikit demi sedikit percikan emosi
ku pendam dalam tangki kesabaran
pijar pijar percikan
bertubi-tubi menerpa ku
menciptakan panas
kemudian
sedikit demi sedikit
mengaburkan pandangan ku
penat
panas
......
aku tersulut
meledak !!!
hahahahaha
akulah sang api yang tercipta karena emosi
beban hidup menjadi bahan bakar yg cukup
tuk membuatku membumbung tinggi
lihatlah!!!
meliuk-liuk tubuhku
mengikuti setiap irama emosiku
huahahahahaha
ku jilati setiap kepedihan
ku membumbung dalam tarian kemarahan
aku ingin semua gundah tebakar habis!!
Bercanda dengan angin yg kadang bawa berita buruk
membuatku makin menggila
huahahahahaha
Akulah penguasa kemurkaan!
Aku takkan berhenti menari sebelum puas!
Aku takkan mati sebelum penyulut-penyulut itu mati!
Bersama angin
aku menggila dalam tarianku
**
No comments:
Post a Comment